Rabu, 13 Mei 2015

Upacara Apihoma Pemberkatan Stupa Naga Keberuntungan Buddha Sakyamuni


Apihoma Pemberkatan Stupa Naga Keberuntungan Buddha Sakyamuni


Namo Buddhaya,
Atas pancaran berkat adhistana dari para Buddha Bodhisattva serta memperingati 3 (tiga) peristiwa agung yaitu: Kelahiran, Penerangan Sempurna dan Parinibana Buddha Sakyamuni, Vihara Sukhavati Prajna hendak menyelenggarakan:
1.     Upacara Apihoma "PEMBERKATAN STUPA NAGA KEBERUNTUNGAN BUDDHA SAKYAMUNI "  yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tgl.               :     Minggu,   24 Mei  2015
Pukul                    :     14:00 WIB - Selesai
Di Pimpin oleh     :     M.V.A. Varita Sukhavati Prajna
Tempat                  :     Vihara Sukhavati Prajna
                                   Jl. Galaxy IV Blok G8 No. 15 Poris Indah – Cipondoh
                                   Tangerang

Acara:
*    Fang Sen / Pelepasan Makhluk Hidup
*    Pembacaan Sutra Hati (Sin Cing)
*    Pembacaan Mantera Hati Buddha Sakyamuni
*    Abhiseka Penjapaan Mantera dan Sadhana Buddha Sakyamuni

Manfaat upacara:
*    Meningkatkan Keberuntungan.
*    Memperoleh Kesejahteraan.
*    Memperoleh Perlindungan.
*    Meningkatkan Konsentrasi Meditasi.
*    Memurnikan Tubuh, Hati, Pikiran, Ucapan dan Perbuatan.
*    Keberhasilan dalam Pembinaan diri.
*    Berjodoh mencapai Kebuddhaan.
*    Pengkikisan Karmawarana.
*    Berjodoh Terlahir ke Surga Travatimsa.

Bagi umat yang hendak berpartisipasi dalam upacara ini, tersedia Paket Donatur sbb:
1. Donatur Utama Apihoma Pemberkatan Stupa Naga Keberuntungan Buddha Sakyamuni.
2. Donatur Naga Keberuntungan Buddha Sakyamuni.
3. Donatur Sukarela.

2.       Perayaan "WAISAK 2559",

Tema Waisak : "Membuat Kesalahan Menjadi Kebenaran"
Sub Tema       : "Pembinaan Melalui Proses Kehidupan Menuju Kematangan Diri"

yang akan dilaksanakan pada:
Hari / Tgl.            :     Minggu, 24 Mei 2015
Pukul                   :     14:00 WIB – Selesai
Di Pimpin oleh  :     M.V.A. Varita Sukhavati Prajna
Tempat               :     Vihara Sukhavati Prajna
                                  Jl. Galaxy IV Blok G8 No. 15 Poris Indah –
                                  Cipondoh Tangerang

Acara:
*    Pemandian rupang Buddha Sakyamuni kecil.
*    Prosesi San Kung / memberi persembahan kepada Buddha (berupa : Dupa, Buah, Pelita, Bunga, Air, Makanan, Minuman, Kertas Sembahyang yang dikemas dengan baik)
*    Pemasangan pelita permohonan berkah.

Detik-detik Waisak,
Tgl: 2 Juni 2015, Pukul. 23:18.43 WIB
Dikarenakan detik-detik Waisak pada malam hari, maka para umat supaya bermeditasi dirumah masing-masing.

Untuk Informasi dan pendaftaran hubungi:
PLp. Maha dharani / Sc. Yang Man Yin  Hp. 082225602689

Minggu, 05 April 2015

PRAJNA DALAM DIRI

JAGALAH HATIMU SELALU

"Tiada Buddha tiada Mara, tiada baik tiada buruk, tiada bersih tiada kotor, tiada harum tiada bau. Kau maju Aku mundur, kau naik Aku turun, kau kekiri Aku kekanan, kau ketengah maka Aku akan ke tengah, kau kepusat maka Aku akan kepusat. Aku adalah Buddha, kamu adalah Buddha, hatimu adalah Buddha.

Terpengaruh pada apa yang kau lihat, dengar, rasa, pikir itu adalah kemelekatan. Kau yakin maka Aku ada, kau tidak yakin maka Aku tidak ada. Kau ingin melihat maka Aku akan pergi, Kau tidak ingin melihat maka Aku akan datang.

Segala sesuatu yang kau lihat disekitarmu adalah kebodohan batin, keserakahan dan irihati (loba, dosa, moha) manusia. Kau tidak suka mereka itu melekat, kau marah pada mereka itu melekat, kau sedih karena mereka itu melekat.

Segala yang muncul ada sebabnya, sadarilah bahwa pada waktunya segala yang muncul akan hilang dan lenyap, segalanya kosong, berubah dan tidak kekal (sunya, anicca, anitya).
Kosong adalah kosong, isi adalah isi, kosong adalah isi, isi adalah kosong.
Tergantung bagaimana kau nilai dengan hatimu.
Hati menetralkan, hati memurnikan, hati membawamu kearah yang benar.
Jagalah hatimu selalu".

 23 Juli 2015

MENEMBUS DAN MELEWATI TRILOKA

Triloka adalah tiga alam kehidupan, yaitu:
1. Kamaloka (alam nafsu) yang terdiri dari 4 alam tidak menyenangkan (alam neraka, alam binatang, alam setan dan alam asura) dan 7 alam menyenangkan (alam manusia, alam dewa dan 5 alam surga), 
2. Rupaloka (alam berwujud) mereka yang terlahir disini telah bisa melatih meditasi jhana 1 sampai jhana 4, dan 
3. Arupaloka (tidak berwujud) yang terlahir disini telah bisa melatih meditasi melewati jhana 4, kesadaran tidak terbatas, kekosongan.

 Seseorang pembina diri secara Tantra yang benar akan setahap demi setahap terbuka cakra-cakra dalam dirinya secara alami dan tiada paksaan sampai kemudian tercerahkan. 
 Seseorang yang tercerahkan segala kesaktian akan muncul dengan sendirinya secara alami dan tidak melekat dengan kesaktian tersebut.
 Seseorang tercerahkan menganggap kesaktian adalah ilusi dan melatih kekosongan serta memandang dharma itu sendiri adalah kosong adanya. 
 Seseorang yang tercerahkan akan terlepas dari Triloka.
  
 Ksitigarbha Bodhisattva bersabda:  "Seseorang yang Tercerahkan senantiasa menjalani hidupnya dengan baik, melatih dirinya sesuai ajaran para Buddha, menyamakan misinya dengan misi Ksitigarbha Bodhisattva melalui Sumpah Bodhi/Ikrar dan melakukan praktek nyata sumpahnya dengan tulus tanpa pamrih dalam kehidupan ini, maka pada waktunya Ksitigarbha Bodhisattva dan Alam Semesta akan berkenan menyatu dengannya menjadi tiada perbedaan antara Ksitigarbha Bodhisattva dengan dirinya, sehingga seseorang tersebut mendapat pencapaian tertinggi yaitu bisa menembus dan terlepas dari Triloka".



PENERANGAN JALAN HIDUP
 
Penerangan jalan hidup ada 2 hal, yaitu:
1. Penerangan jalan hidup di dunia.
2. Penerangan jalan hidup di akhirat.

Melalui pemasangan pelita, berdana minyak dan pemasangan lampion adalah mendapatkan penerangan jalan hidup kita di dunia ini. Karena dengan memasang pelita maka kita akan mendapatkan keberhasilan dalam dunia nyata seperti panjang usia, kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan usaha dll.

Sedangkan dengan melakukan pelimpahan jasa di saat hari ceng beng, cioko, upacara penyeberangan roh dan membaca sutra Ksitigarbha Bodhisattva (Ti Cang Cing) adalah mendapatkan penerangan jalan hidup setelah kita  meninggalkan dunia ini.

Karena dengan melakukan pelimpahan jasa untuk para leluhur dan roh menderita kita akan mendapatkan keberhasilan yang tidak kelihatan oleh mata fisik namun besar manfaatnya, sebab dengan memberi mereka kebahagiaan, kita mendapat berkah perlindungan dari leluhur dan para roh lainnya bersahabat dengan kita dimanapun berada.
( Ksitigarbha Bodhisattva ) 
6 Apr 2015



SETELAH LAHIR DI DUNIA, APAKAH TUJUAN HIDUP MANUSIA???

Setiap orang tentu mengharapkan kebahagiaan, bahkan menginginkan kebahagiaan yang berlangsung lama dan tidak putus-putusnya.  Bagi orang yang meyakini adanya kelahiran kembali, pasti selalu mengarahkan tujuan kesana, serta giat berjuang memperolehnya.

Tetapi sayangnya kita tidak mengunakan cara yang benar.  Kita selalu mengunakan cara duniawi untuk memperoleh kebahagiaan, dan akhirnya hanya memperoleh kebahagiaan semu dan sementara.

Hanya dengan menyingkirkan kilesa/keresahan batin, barulah dapat memperoleh kebahagiaan yang sebenarnya.  Itulah sebabnya kita bertumimbal lahir berulang-ulang karena pada waktu mencari kebahagiaan selalu menggunakan cara yang keliru.

Oleh karena itu, didalam kehidupan sekarang, lebih-lebih anda yang sudah memperoleh kehidupan sebagai manusia yang sulit diperoleh, juga berusaha mengarahkan kepada cita-cita untuk memperoleh kebahagiaan sejati, maka kita harus memakai cara yang bijaksana dan tepat untuk membantu diri kita.

Pertama-tama harus menyingkirkan KEMELEKATAN dan KESERAKAHAN, sehingga timbul kehendak untuk membantu orang lain.  Begitu niat dan kehendak untuk membantu orang lain telah timbul, makna dari kehidupan akan termanifestasi. 

Dengan demikian harapan untuk memperoleh kebahagiaan yang abadi baru benar-benar berarti, sedangkan makna kehidupan juga dapat dikatakan harmonis dan bermanfaat.  Inilah tujuan terlahir sebagai manusia.*****

Pertanyaan seorang murid:
Bagaimana dengan faktor waktu serta kesadaran setiap insan yang berbeda-beda Guru? Walau telah mendengar tentang ajaran kebaikan/dharma masih seringkali tidak dapat mencerna, memahami artinya bahkan terkadang salah menafsirkan. Sehingga bagi umat awam Tujuan terlahir sebagai manusia menjadi beragam.***

Hanya mereka yang tersadarkan yang bisa memahami hal ini dan mulai menata kehidupannya kearah yang benar.***
2 Apr 2015

Senin, 30 Maret 2015

Upacara Apihoma Pemberkatan Bambu Putih Tolak Bala Avalokitesvara Bodhisattva


APIHOMA “PEMBERKATAN BAMBU PUTIH TOLAK BALA AVALOKITESVARA BODHISATTVA”

Namo Buddhaya,
Atas pancaran berkat Adhistana dari para Buddha-Bodhisattva, Vihara Sukhavati Prajna  akan menyelenggarakan Upacara Apihoma;
“PEMBERKATAN BAMBU PUTIH TOLAK BALA AVALOKITESVARA BODHISATTVA”
Sekaligus memperingati HUT Avalokitesvara (Kwan Im Pusa) yang akan diadakan pada:

Hari, Tanggal    :  Minggu, 26 April 2015
Waktu (Jam)     :  14:00 WIB - selesai
Dipimpin oleh   :  M.V.A. VARITA SUKHAVATI PRAJNA
Tempat               :  Vihara Sukhavati Prajna
                              Jln. Galaxy IV Blok G8 No.15 Poris Indah,
                              Tangerang-BANTEN (15148)

Acara:
•    Fangsen/Pelepasan Makhluk Hidup (1.900 ekor burung).
•    Pemasangan Pelita Permohonan Berkah.
•    Pembacaan Sutra Avalokitesvara Bodhisattva (Phu Men Phin).
•    Penjapaan Mantera Hati Avalokitesvara Bodhisattva.
•    Ritual Apihoma Pemberkatan Bambu Putih Tolak Bala Avalokitesvara Bodhisattva.
•    Abhiseka Sadhana Tolak Bala Bambu Putih Avalokitesvara Bodhisattva.

Manfaat Upacara:
•    Meredam bencana & menghindari malapetaka (Tolak Bala).
•    Penyembuhan penyakit.
•    Memperpanjang usia.
•    Mendapatkan kesehatan.
•    Mendapatkan perlindungan.
•    Berjodoh terlahir ke Alam Surga Bambu Putih Avalokitesvara Bodhisattva.
•    Meningkatkan Prajna (Kebijaksanaan).
•    Keberhasilan Sadhana Santika.
•    Meningkatkan Kesucian Pikiran, Ucapan dan Perbuatan.

Bagi Umat Sedharma yang  hendak berpartisipasi dalam upacara ini ataupun berdana paramita, tersedia Paket Donatur sbb:
1. Donatur Utama Apihoma Avalokitesvara Bodhisattva.
2. Donatur Bambu Putih Tolak Bala Avalokitesvara Bodhisattva.
3. Donatur Sukarela.

UNTUK INFORMASI & PENDAFTARAN hubungi:
PLP. MAHA DHARANI / sc. YANG MAN YIN
telp. (+62) 08222 560 2689
Namo Buddhaya, Atas pancaran berkat Adhistana dari para Buddha-Bodhisattva, Vihara Sukhavati Prajna akan menyelenggarakan Upacara Apihoma; “PEMBERKATAN PERLINDUNGAN & REJEKI 4 PENJURU CATUR MAHARAJA KAYIKA” yang akan diadakan pada: Hari, Tanggal : Minggu, 29 Maret 2015 Waktu (Jam) : 14:00 WIB - selesai Dipimpin oleh : M.V.A. VARITA SUKHAVATI PRAJNA Tempat : Vihara Sukhavati Prajna Jln. Galaxy IV Blok G8 No.15 Poris Indah, Tangerang-BANTEN (15148) Acara: • Fangsen/Pelepasan Makhluk Hidup. • Pembacaan Sutra Kaisar Langit / Thien Kung Cen Cing. • Penjapaan Mantera Catur Maharaja Kayika. • Ritual Apihoma Pemberkatan Perlindungan & Rejeki 4 Penjuru Catur Maharaja Kayika. • Abhiseka Sadhana Pemberkatan Perlindungan & Rejeki 4 Penjuru Catur Maharaja Kayika. Manfaat Upacara: • Memperoleh Rejeki 4 Penjuru. • Memperoleh Kesejahteraan dan Kemakmuran. • Melindungi dari Gangguan Roh Jahat. • Menaklukan Musuh. • Menciptakan Kerukunan dan Keharmonisan. • Terlahir ke Surga Catur Maharaja Kayika. • Penyembuhan Penyakit. • Keberhasilan Sadhana 4 Karman. Bagi Umat Sedharma yang hendak berpartisipasi dalam upacara ini ataupun berdana paramita, tersedia Paket Donatur sbb: 1. Donatur Utama Apihoma Catur Maharaja Kayika. 2. Donatur Pemberkatan Perlindungan & Rejeki 4 Penjuru Catur Maharaja Kayika. 3. Donatur Sukarela. UNTUK INFORMASI & PENDAFTARAN hubungi: PLP. MAHA DHARANI / sc. YANG MAN YIN telp. (+62) 08222 560 2689

Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ